home » Simak 4 SPT PPh OP Suami-Istri
Post : 2-Maret-2018

Simak 4 SPT PPh OP Suami-Istri

Waktu pelaporan SPT tahunan semakin dekat, itu artinya Wajib Pajak harus segera melengkapi persyaratan mengajukan SPT PPh. Seperti yang sudah dilakukan oleh oranh no.1 di Indonesia, Presiden Joko Widodo. SPT wajib dilaporkan oleh seluruh WP Pribadi, baik yang belum berkeluarga maupun yang sudah berkeluarga. Untuk WP yang sudah berkeluarga, ada empat status perpajakan suami istri, yaitu KK (Kepala Keluarga), HB (Hidup berpisah), PH (Pisah Harta dan Penghasilan), dan MT (Memilih Terpisah). Adapun penghitungan pajaknya berdasarkan ke empat status diatas adalah.

1.      Kepala Keluarga (KK)

Pasangan suami istri yang memilih status perjakan KK, maka istri tidak wajib menyertakan NPWP. Karena hanya menggunakan NPWP suami. Dalam status perpajakan KK, maka penghasilan dari seluruh anggota keluarga, digabungkan menjadi satu kesatuan dan diwakili oleh suami. Penghasilan istri dengan status perpajakan ini cukup dilaporkan dilampiran SPT nya. Apabila istri merupakan seorang karyawan maka gunakan  formulir 1770.

2.      Hidup Berpisah (HB)

Status perpajakan hidup berpisah hanya dapat dipilih oleh pasangan suami istri yang telah bercerai. Dalam status perpajakan ini, maka suami istri harus melaporkan SPT secara terpisah. Penghitungan pajak juga ditetapkan berdasarkan pajak terutangnya masing-masing. Formulir yang wajib diisi oleh tipe perpajakan ini adalah 1770 atau 1770 S.

3.      Pisah Harta dan Penghasilan (PH)

Status perpajakan ini dapat dipilih oleh suami istri yang memang memiliki kesepakatan untyuk memisahkan hartanya masing-masing. Penghitungan pajak terutangnya dihitung berdasarkan penggabungan penghasilan neto suami dan istri yang kemudian dihitung secara proporsional sesuai dengan perbandingan penghasilan neto mereka. Suami istri dengan status perpajakan PH, wajib melampirkan formulir tambahan 1770 atau 1770 S.

4.      Memilih Terpisah (MT)

Berdasarkan Pasal 3A ayat (2) PER - 30/PJ/2017, Suami dan istri dengan status perpajakan MT wajib membuat dan melampirkan penghitungan Pajak Penghasilan yang terutang berdasarkan penggabungan penghasilan neto suami dan istri.  ***

Author :

Share |