home » Tata Cara Pemohonan Visa Kunjungan Bisnis
Post : 5-Januari-2016

Tata Cara Pemohonan Visa Kunjungan Bisnis

Ketika perusahaan baru berdiri dan beroperasi pada tahap start-up seringkali  fokus bisnis berada pada skala lokal atau domestik. Namun seiring dengan berjalannya waktu, ketika bisnis perusahaan mulai berkembang dan bertambah maju,  bukan tidak mungkin timbul exposure international pada perusahaan tersebut. Ketika exposure international sudah muncul, maka sebagai konsekwensinya, perusahaan tersebut mungkin membutuhkan pihak lain dari luar negeri (mitra bisnis asing) untuk menopang kemajuan bisnis perusahaan. Mitra asing tersebut dapat investor, calon customer, kreditor, atau tenaga ahli yang relevan dengan bisnis perusahaan. Dalam keadaan demikian, maka persoalan yang muncul adalah bagaimana cara mendatangkan mitra asing tersebut, atau perijinan apa yang harus diurus oleh perusahaan agar bisa mendatangkan mitra asing ke Indonesia dengan tetap mematuhi aturan perundang-undangan yang ada.   

Sesuai dengan kebutuhannya, mitra bisnis asing dapat saja datang berkunjung ke perusahaan di Indonesia untuk  melakukan rapat bisnis hanya beberapa hari. Namun dapat juga mitra bisnis tersebut perlu tinggal dalam waktu lebih lama ( misalnya lebih dari sebulan) dan melakukan berbagai aktivitas yang terkait dengan pengembangan usaha perusahaan. Bahkan lebih dari itu mungkin saja mitra asing tersebut jika diperlukan pada akhirnya ia akan tinggal dan bekerja di perusahaan untuk jangka panjang.  Jika hal demikian terjadi pada perusahaan, maka ijin keimigrasian yang perlu dimohonkan adalah permohonan bisnis visa (visa kunjungan bisnis). Bisnis visa ini dapat dipergunakan untuk mitra asing yang akan melakukan aktivitas bisnis di Indonesia dengan jangka waktu hingga 60 hari, dan dapat diperpanjang sebanyak 5 kali dengan masa berlaku tiap perpanjangan hingga 30 hari.

Untuk melakukan permohonan visa kunjungan bisnis untuk mitra bisnis asing adalah Perusahaan pengundang mengajukan permohonan ke Subdit Visa, Kementerian Hukum dan HAM RI, Direktorat Jenderal Imigrasi,  yang terletak Jl. HR. Rasuna Said Blok X6 Kav. 8 – Jakarta Pusat.  Didalam surat permohonan sebaiknya disebutkan bahwa telex visa mohon dikirim ke Kedubes RI di negara yang sesuai dengan keinginan calon mitra bisnis asing.  Bersama surat permohonan tersebut perlu dilampirkan beberapa dokumen, terdiri dari:

1.       Surat sponsor sekaligus sebagai surat jaminan di atas materai

2.       Fotocopy passport tamu yang akan diundang

3.       Invitation Letter

4.       Fotocopy KTP Pimpinan Perusahaan

5.       Surat Kuasa di atas materai apabila pengurusan dikuasakan

6.       Fotocopy yang menerima kuasa

7.       Fotocopy Ijin Domisili

8.       Fotocopy AKTA + Pengesahannya

9.       Fotocopy SIUP

10.   Fotocopy TDP

11.   Fotocopy NPWP

Berdasarkan dokumen permohonan di atas,  Ditjen imigrasi akan menerbitkan tanda terima berkas permohonan yang berisi informasi tanggal kapan harus kembali (umumnya 2 hari kerja harus kembali) untuk melakukan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), yaitu untuk Biaya Kawat Persetujuan Visa ke Perwakailan RI di luar negeri . Besarnya PNBP saat ini adalah Rp.100.000,-

Berikutnya, pemohon kembali ke Ditjen Imigrasi sesuai tanggal yang ditentukan untuk melakukan pembayaran Biaya Kawat Persetujuan Visa ke Perwakailan RI di luar negeri. Sebagai bukti pembayaran, pemohon akan menerima kwitansi pembayaran yang dicantumkan nomor permohonan.  Petugas imigrasi akan memberitahukan bahwa kawat persetujuan visa akan diemail ke alamat email pemohon dalam 2 s.d 3 hari kerja dari tanggal pembayaran.

Setelah 2  s.d 3 hari kerja, pemohon akan menerima email kawat persetujuan visa dari Ditjen Imigrasi. Email ini agar diteruskan  ke mitra bisnis di luar negeri serta dilampiri  dengan “Invitation Letter”.  Email dan invitation letter ini kemudian akan digunakan oleh mitra asing untuk mendapatkan visa bisnis di kedutaan besar Indonesia di luar negeri sebagaimana disebutkan dalam kawat persetujuan untuk  mengambil visa bisnis***

 

Author : Russell Bedford SBR

Share |